Jumat, 23 April 2010

MATERI AJAR
A. PENGERTIAN ERA GLOBAL
Era global dapat diartikan era yaitu zaman, global atau globe yaitu dunia atau bola dunia. Globalisasi artinya proses mendunia atau menuju satu dunia. Jadi globalisasi adalah suatu proses yang menempatkan masyarakat dunia dapat menjangkau satu sama lain dalam segala aspek kehidupan. Globalisasi menyebabkan jarak antar dunia menjadi tanpa batas, yang menuntut adanya proses dibentuknya suatu aturan tertentu yang berlaku universal (umum) dalam segala aspek kehidupan baik idiologi, politik, iptek, sosial-budaya, ekonomi, dan hankam. Dalam globalisasi ada tiga aspek penting, yaitu saling berhubungan, saling integrasi atau penyatuan, saling keterkaitan.
Jadi globalisasi mempunyai ciri-ciri antara lain:
1. Seluruh bangsa dan negara di dunia semakin terikat satu sama lain (mendunia atau satu dunia)
2. Mewujudkan suatu tatanan kehidupan baru, tanpa batas geografis, ekonomi, dan budaya masyarakat dengan aturan tertentu yang berlaku universal (umum).
3. Mempunyai kekuatan dan kecepatan yang sangat hebat untuk mempengaruhi seluruh bangsa dan negara di dunia (melalui telekomunikasi dan transportasi).

1. FAKTOR-FAKTOR YANG MENDORONG GLOBALISASI
a. Kemajuan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
Kemajuan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, akan menghasilkan alat-alat komunikasi dan transportasi yang sangat canggih seperti telepon seluler, computer (internet), satelit, pesawat terbang, pesawat ulang alik ruang angkasa dapat mempermudah arus informasi dan transportasi secara cepat tanpa mengenal ruang dan waktu.
b. Meningkatnya Orang yang Melakukan Migrasi Antarnegara
Banyaknya orang bermigrasi antara negara menjadikan hubungan antarnegara yang dikunjungi semakin dekat baik jarak maupun informasinya.
c. Terbukanya Perdagangan Bebas
Perdagangan bebas dapat meningkatkan pemasaran yang luas, dan mendapatkan hasil produksi yang lebih mudah, cepat dan tanpa tatap muka antara pembeli-penjual.

d. Liberalisasi Keuangan Internasional
Selain mata uang dollar Amerika di dunia, di Eropa diberlakukan mata uang bersama yaitu EURO yang dijadikan mata uang UNI EROPA untuk mengatasi transaksi perdagangan internasional.
e. Meningkatnya Kebutuhan manusia
Kebutuhan manusia semakin beragam dan terus meningkat, untuk memenuhi semua kebutuhan maka harus mendatangkan dari luar wilayahnya.

2. TUJUAN GLOBALISASI
Tujuan yang diinginkan dengan adanya globalisasi
a. Mempercepat informasi dalam segala aspek kehidupan
b. Memberi kenyamanan bagi setiap orang dalam beraktifitas, karena peralatannya serba canggih dan mudah cara penggunaanya.
c. Mempermudah seseorang dalam memenuhi kebutuhan hidupnya.

3. PENTINGNYA GLOBALISASI BAGI BANGSA INDONESIA
Bagi Indonesia tuntutan/keharusan untuk menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi (telekomunikasi dan transportasi) yang canggih, sehingga memudahkan arus modal dari negara lain untuk menginvestasikan modalnya di Indonesia dan dapat meningkatkan perdagangan internasional.
Globalisasi memiliki arti penting bagi Indonesia karena perkembangan dan perubahan yang sangat cepat dan mendasar itu berkaitan dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi terutama teknologi informasi dan komunikasi. Dengan kemandirian, kreativitas dan inovasi suatu bangsa akan memenangkan persaingan di tingkat global, dan pada akhirnya menjadi bangsa yang maju dan makmur.

B. DAMPAK ERA GLOBAL
1. Dampak Positif Era Global
a. Mempercepat Pertumbuhan Ekonomi
Melalui membuka diri pada perdagangan dan penanaman modal asing sehingga pertumbuhan ekonomi menjadi cukup tinggi
b. Mempercepat Terwujudnya Pemerintahan yang Demokratis dalam Skala Global
Memberi kekuatan yang efektif bagi terbentuknya masyarakat MADANI (yaitu masyarakat yang dalam kehidupannya telah dapat mencapai keselarasan sosial yang layak/ideal), sehingga dapat mengikis pemerintahan yang otoriter dan birokrasi yang berbelit-belit.
2. Dampak Negative Era Global
a. Berkurangnya Peran Pemerintah dalam Mengendalikan Perekonomian
Pemerintah makin berkurang dalam pengendali perekonomian untuk mendistribusikan kemakmuran, karena banyak pindah ke sektor swasta.
b. Menurunnya Solodaritas Sosial
Kemampuan individu sangat diutamakan sehingga mengabaikan adanya solidaritas sosial karena lebih mengutamakan kepentingan sendiri.
c. Adanya Imperalisme Budaya
Budaya Indonesia akan terimperialisme atau terjajah sehingga tidak sesuai dengan kepribadian bangsa Indonesia. Sifat itu antara lain individualisme, egoisme, tidak mau mengerti orang lain dan sebagainya.
d. Adanya Kekuatan yang Menghancurkan
Kompetisi atau persaingan perusahaan dalam produk perusahaan besar yang memiliki mutu tinggi dan pelayanan dan harga jual yang murah akan mengakibatkan perusahaan kecil gulung tikar (bangkrut).


e. Meningkatnya Jumlah Pengangguran
Banyak tenaga manusia diganti tenaga mesin yang lebih cepat, akurat sehingga banyak tenaga kerja manusia jadi pengangguran.
f. Sebagai Kapitalisme
Sektor financial/keuangan dikendalikan oleh para spekulan pasar uang dan modal yang memiliki modal yang besar sehingga berpengaruh dalam kebijakan perekonomian.
g. Gerakan Neo Nasionalisme dan Fundalisme
Gerakan Aksi Brutal dengan berbagai bentuk tuntutan merupakan tanda-tanda penolakan masyarakat dunia yang terkalahkan oleh proses globalisasi.

3. Dampak Era Global Bagi Bangsa Indonesia
Globalisai berdampak bagi kehidupan masyarakat, bangsa, dan Negara Indonesia antara lain:
a. Ideologi: Adanya pergeseran nilai yang tidak sesuai dengan ideologi Pancasila, masyarakat terpengaruh idiologi liberalisme dimana sebagian masyarakat berprilaku kebarat-baratan, pergaulan bebas, narkoba, dan sebagainya.
b. Politik: Globalisasi identik dengan keterbukaan, kebebasan yang berpengaruh kuat terhadap pikiran maupun kemauan masyarakat Indonesia yang menuntut keterbukaan dalam pemerintahan. Di satu sisi, politik global mendorong konsolidasi demokrasi di banyak Negara dan mendukung penegakan hak asasi manusia dan peradabna dunia, di sisi lain muncul otoritarianisme di tingkat global yang mematikan demokrasi.
c. Ekonomi: Menuntut adanya peningkatan kualitas dalam segala hal agar dapat bersaing di pasar bebas. Di Indonesia dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dan juga dapat menimbulkan ketidakadilan global.
d. Sosial Budaya: Berubahnya gaya hidup masyarakat di pelosok desa baik sosial maupun budaya. Adanya tindakan kejahatan, penipuan, pergaulan bebas, gaya hidup metropolis yang merambah desa.

C. PERILAKU MASYARAKAT DALAM MENGHADAPI PERUBAHAN SOSIAL BUDAYA DI ERA GLOBAL.
Menghadapi dampak dari era global hendaknya kita perlu bersikap selektif, yaitu:
1. Di Bidang Politik, masalah yang menyangkut politik :
a. Masalah Demokrasi
Pemerintah yang baik adalah pemerintah yang dapat diterima oleh rakyatnya atau pemerintah demokratis, tentunya disesuaikan dengan kepribadian bangsa itu sendiri.
b. Masalah kebebasan dan keterbukaan
Maksud adalah kebebasan dan keterbukaan yang bertanggungjawab.
c. Masalah Hak Asasi Manusia (HAM).
Masalah Hak Asasi Manusia (HAM) masih menjadi pembicaraan dikalangan akademis, politisi, dan tokoh masyarakat namun masih belum terselesaikan.
2. Di Bidang Ekonomi
Era global menginginkan adanya kebebasan di bidang perdagangan, liberalisme ekonomi, integrasi ekonomi dunia dan kebebasan investasi, yang lebih dikenal neo liberalisme kapitalisme. Untuk itu perlu peningkatan kualitas agar mampu bersaing dengan negara lain.
3. Di bidang Sosial Budaya
Selektif di bidang sosial buday dapat dilakukan dengan:
a. Sikap, pola dan gaya hidup yang tidak berlebih-lebihan.
b. Penampilan dan gaya pakaian yang memperhatikan etika kesopanan.
c. Dasara ikatan hidup bermasyarakat yang sesuai dengan budaya masyarakat Indonesia.
d. Mengedapankan paham rasionalisme dan menghindari sikap materialisme serta seklerisme (cenderung ke arah kebebasan).
4. Di Bidang Pertahanan dan Keamanan
Pengganggu keamanan yang paling besar adalah terorisme (gerakan pengacau keamanan), maka kita harus bersikap waspada, keterbukaan, penyelesaian masalah dengan musyawarah.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar